Perintah-perintah DOS INTERNAL 4 Juni 2009
Posted by dimassuwendo in Perintah DOS.1 comment so far
DATE
( Berfungsi untuk melihat/mengisikan tanggal yang berlaku pada BIOS komputer )
Rumus : DATE ( mm – dd – year ) atau bulan – tanggal – tahun
Jika Anda menyetujui tanggal yang ditampilkan di layar monitor, maka Anda cukup menekan tombol Enter saja tanpa perlu mengisi.
DEL
( Berfungsi untuk menghapus suatu atau beberapa file sekaligus )
DEL adalah singkatan dari DELETE yang terjemahannya berarti menghapus.
Rumus : DEL [drive :] [path] [nama file]
Contoh penggunaan :
DEL TUGAS.DOC
menghapus file yang bernama TUGAS.DOC
DEL B:\*. DOC
menghapus semua file berekstension DOC pada drive B
DEL * . *
menghapus seluruh file yang terdapat pada drive atau direktori aktif.
Perintah dengan cara yang sama berlaku juga untuk perintah ERASE.
Perintah DEL tidak akan bisa dilaksanakan (menghasilkan pesan “Access denied”) apabila :
• Type file telah dirubah menjadi Read-Only. Untuk memungkinkan bisa dihapus, rubahlah type file dengan menghapuskan Read-Only menjadi Archieve saja. Gunakan perintah external ATTRIB pada DOS, atau program-program utility seperti PCTools atau Norton Utility yang memiliki kemampuan menghapus file yang diproteksi dengan Read-Only.
• Apabila didalam disket atau direktori yang dihapus masih terdapat sub-direktori, dan didalam sub-direktori tersebut masih terdapat file-file yang belum dihapus. Untuk menghapusnya, Anda harus memasuki masing-masing sub-direktori tersebut dan menghapus seluruh file-filenya. Atau gunakan perintah (external) DELTREE untuk menghapus suatu direktori berikut sub-sub direktori yang berada dibawahnya.
CLS
( Berfungsi untuk membersihkan tampilan pada layar monitor )
Rumus : CLS
COPY
( Berfungsi untuk membuat salinan suatu file atau beberapa file sekaligus )
Rumus : COPY [ drive sumber ] [ nama file ] [ drive tujuan ] [ nama file ]
Contoh penggunaan :
COPY A:FORMAT.COM B :>
menyalin file FORMAT.COM dari drive A ke drive B dengan nama yang sama.
COPY TUGAS.DOC LATIHAN.DOC
menyalin file TUGAS.DOC menjadi LATIHAN.DOC pada drive/direktori yang sama.
COPY CON
( Berfungsi untuk menuliskan data/pesan berupa karakter text.
Rumus : COPY CON [ Nama File.TXT ] [Enter]
Dalam menuliskan data/pesan text, berlaku ketentuan sebagai berikut :
• Untuk berganti baris = Tekan Enter
• Untuk Disimpan (SAVE) = Tekan F6 atau Ctrl Z lalu [Enter]
• Untuk Batal Penyimpanan = Tekan Control C atau Break bersamaan.
• Untuk melihat hasilnya, ketik TYPE [ nama file.TXT ] atau buatlah sebuah file batch.
Contoh : Berikut latihan untuk memberi identitas kepemilikan pada disket Anda. Silahkan dicoba diketik …!
COPY CON A:\NAMA (tekan Enter 2X)
(Tekan tombol Tab 4X) PERHATIAN (tekan Enter 2X)
Barang siapa yang menemukan disket ini, dimohon kesediaannya (tekan Enter)
untuk mengembalikannya kepada pemiliknya dibawah ini : (Enter 2X)
Nama : …….. (Tuliskan nama Anda disini) …………..
(tekan Enter) Kelas : …………. SMU 105 Jakarta
Atas kerjasamanya, saya ucapkan terima kasih. (tekan Enter 3X)
(Tekan tombol Tab 6X)
(Tulis nama Anda disini)
Tekan tombol F6 atau Ctrl Z. Lalu tekan Enter.
Jika Anda melakukannya dengan benar, maka akan muncul pesan : 1 files copied.
Berikut ini latihan membuat konfigurasi file batch :
Cara merawat harddisk 18 Maret 2009
Posted by dimassuwendo in cara merawat harddisk.Tags: harddisk
2 comments
Cara melakukan perawatan secara software harddisk..adapun caranya berikut ini:
Installlah sebuah antivirus untuk berjaga jaga apabila nantinya ada virus yang menyerang dan merusak data anda..kalo bisa antivirusnya harus rutin di update.
Usahakan untuk selalu melakukan backup data yangpenting.
Gunakan scandisk untuk mengecek apakah ada batsector didalam harddisk.
selalu lakukan Defragment 2 minggu sekali agar data data didalam harddiskselalu tersusun rapi.
Gunakan Software pihak ketiga untuk membersihkan junk file,duplikat file,dan recycle byn..anda bisa menggunakan System Cleaner
jangan menyimpan data terlampau banyak.maksudnya jangan sampai free harddisk sampe tinggal beberapa kylobyte..tapi berilah ruang sedikit agar harddisk tidak terlalu sesak setidaknya sisakan sekitar 20 MB..apabila anda menggunakan OS Windows biasanya akan muncul warning jika harddisk kita terlampau penuh.
uninstall program program yang tidak berguna agar tidak memberatkan harddisk
Cara merawat harddisk secara fisik.
Pakailah UPS atau Stavolt..Gunanya jika kita menggunakan UPS adalah apabila sewaktu kita sedang menggunakan komputer tiba tiba listrik padam,komputer tidak akan langsung mati.jadi kita bisa menyimpan dulu data baru dimatikan.Komputer yang tiba tiba mati tanpa di shutdown terlebih dahulu akan membuat harddisk cepat rusak.
ventilasi yang cukup..jangan meletakkan CPU ditempat yang terlalu sesak atau sempit..karena bisa membuat udara tidak bisa keluar sehingga menyebabkan harddisk menjadi cepat panas.Jadi sebaiknya pilih CPU yang memiliki banyak kipas dan tempatkan ditempat yang agak luas..
Jangan terlalu sering mencabut dan memasang kembali harddisk kedalam CPU..karena Harddisk sangat sensitive.jika terkena goncangan,maka data data didalam harddisk terancam hilang.
Lakukan pembersihan harddisk selama seminggu/sebulan
PHPmyadmin cara membuat database 17 Maret 2009
Posted by dimassuwendo in database.Tags: database
4 comments
Cara membuat database
MySQL adalah sebuah sistem manajemen database relasi (relationaldatabase management system) yang bersifat open source. (Arbie, 2004 : 5) MySQL merupakan buah pikiran dari Michael “Monty” Widenius, David Axmark dan Allan Larson yang di mulai tahun 1995. mereka bertiga kemudian mendirikan perusahaan bernama MySQL AB di Swedia.
Membuat database
Sebelum melakukan proses pembuatan tabel dan manipulasi data, database harus diciptakan
terlebih dahulu. Dalam pembuatan database pemberian nama database harus unik. Ini berarti
tidak boleh menggunakan nama database yang sudah ada. Untuk mengetahui daftar
database yang terdapat pada MySQL, dapat digunakan perintah berikut:
SHOW DATABASES;
Sedangkan perintah untuk membuat database adalah sebagai berikut:
CREATE DATABASE nama_database;
Agar dapat melakukan operasi-operasi terhadap suatu database, harus dilakukan koneksi ke
database tersebut terlebih dahulu. Koneksi ke database dapat dilakukan dengan
menggunakan perintah use, sebagai berikut:
USE nama_database;
Jika koneksi ke database berhasil akan muncul tanggapan dari MySQL, sebagai berikut:
Database changed
Untuk menghapus database dapat dilakukan dengan perintah:
DROP nama_database;
Membuat tabel
Suatu database ditempati oleh tabel-tabel yang merupakan tempat untuk menyimpan data.
Untuk membuat tabel di dalam database MySQL dapat dilakukan dengan mengetikkan
perintah SQL berikut:
CREATE TABLE nama_tabel(
nama_field1 tipe_data1[(ukuran/nilai) atribut],
nama_field2 tipe_data2[(ukuran/nilai) atribut],
…);
Mengubah struktur tabel:
Menambah field:
ALTER TABLE ’nama_tabel’ ADD ’field’ tipe_data[(ukuran/nilai)
atribut];
ALTER TABLE ’anama_tabel’ ADD ’field’ tipe_data FIRST;
ALTER TABLE ’nama_tabel’ ADD ’field’ tipe_data AFTER field_posisi;
Merubah nama field:
ALTER TABLE ’nama_tabel’ CHANGE ’field_lama’ ’field_baru’
tipe_data[(ukuran/nilai) atribut];
Menghapus field:
ALTER TABLE ’nama_tabel’ DROP `field`;
Menentukan primary key:
ALTER TABLE ’nama_tabel’ ADD PRIMARY KEY (field_kunci);
Merubah primary key:
ALTER TABLE ’nama_tabel’ DROP PRIMARY KEY, ADD PRIMARY KEY
(field_kunci);
Menghapus primary key:
ALTER TABLE ’nama_tabel’ DROP PRIMARY KEY;
Memasukkan data
Untuk memasukkan data pada suatu tabel yang telah dibuat, digunakan pernyataan insert,
dengan sintaks penulisan sebagai berikut:
INSERT INTO nama_tabel (field1, field2,…) VALUES
(nilai_field1,nilai_field2,…);
INSERT INTO nama_tabel VALUES (nilai_field1,nilai_field2,…);
Menampilkan data
Perintah yang digunakan untuk menampilkan data dari tabel adalah select. Sintaks
penulisannya sebagai berikut:
SELECT field1,field2,… FROM nama_tabel;
Perintah di atas akan menampilkan semua data yang terdapat pada field yang ditentukan.
Untuk melihat semua data yang ada pada suatu tabel, sintak penulisannya adalah:
SELECT * FROM nama_tabel;
Untuk menyaring hasil seleksi data digunakan kata kunci where sehingga record yang
ditampilkan hanyalah record yang sesuai dengan kriteria yang diinginkan. Sintaks
penulisannya sebagai berikut:
SELECT field1,field2,… FROM nama_tabel WHERE kriteria;
Mengurutkan data
Hasil query dapat diurutkan sesuai kebutuhan dengan menggunakan kata kunci order by.
Perbedaan FAT dan NTFS 16 Maret 2009
Posted by dimassuwendo in Perbedaan antara Fat dan NTFS.Tags: FAT dan NTFS
add a comment
Perbedaan antara FAT dan NTFS
Jika anda menginstall windows 2000, anda pasti bingung gimana sih memilih format harddisk pada saat anda install ulang format pada harddisk FAT dan NTFS. Apa itu Fat? Dan apa itu NTFS? Untuk memilih format ini anda tidak perlu susah. Hampir pengguna windows xp pasti menggunakan format NTFS karena format NTFS lebih cepat dan juga lebih bagus, dan juga menawarkan keamanan lebih dari FAT. Untuk itu saya akan menjelaskan gimana sih memilih format harddisk yang tepat.
Format FAT terbagi dua yaitu:
FAT16
FAT32
FAT16 permulaan pada MS-DOS pada tahun 1981. pada awalnya, Sistem ini dibuat untuk mengatur file di floopy drive. Kelebiha FAT16 adalah hampir semua system operasi windows/95/98/me, linux, dan unix menggunakan format FAT16. Dan juga kekurangan dari FAT16 adalah mempunyai kapasitas yang tetap jumlah cluster dalam partisi.
FAT32 permulaan dikenal pada system windows 95 SP2. Dan juga kemampuan dari FAT32 menampung jumlah cluster yang lebih besar dalam partisi. Dan juga FAT32 memiliki kelemahan yang tidak dimiliki dari FAT16 yaitu terbatasnya system operasi yang bisa mengenal FAT32.
NTFS permulaan dikenal pertama pada windows NT merupakan file system yang jauh berbeda dari FAT. NTFS menawarkan keamanan yang jauh lebih baik. NTFS merupakan file system standar untuk Windows Xp dan apabila anda melakukan upgrade Windows biasa anda akan di tanyakan apakah anda ingin mengupgrade ke NTFS atau tetap menggunakan FAT.
jadi NTFS biasa digunakan oleh windowsNT/XP sampai ke windows 7, NTFS penggunaan format yang lebih cepat dan lebih bagus dari pada FAT. dan juga FAT format harddisk untuk sistem operasi windows/95/98/me/2000, linux, dan bahkan unix
AMD DRAGON 11 Maret 2009
Posted by dimassuwendo in AMD DRAGON.Tags: AMD
add a comment
AMD DRAGON $ PHENOM II DIRILIS 2009

AMD mengatakan pada para analis kemarin bahwa Phenom II X4 akan dirilis di konferensi CES 2009 yang berlangsung di bulan Januari 2009 thaun depan. Produk berpondasikan AMD Shanghai dengan core Deneb ini akan menjadi langkah awal dari transisi fokus AMD dari segmen korporat menjadi segmen mainstream dan value. Para eksekutif AMD juga mengatakan bahwa CPU terbaru Intel Core i7 yang berbasiskan arsitektur Nehalem tidak cocok untuk pasar hari ini.
Platform Dragon
Phenom II X4 akan dirilis bersama dengan platform baru bernama “Dragon.” Seperti versi server dari Shanghai yang diumumkan sebelumnya, Phenom II juga akan diluncurkan sebagai prosesor quad core dengan cache sebesar 8MB (6MB L3, 512KB L2 per core) dan mendukung DDR2 dan DDR3. Dragon akan mendukung berbagai opsi grafis mulai dari solusi murah hingga “terascale graphics engine,” overdrive CPU control dan alat optimisasi untuk Fusion.
Pendapat AMD Tentang Core i7
Bob Grim, manajer senior untuk divisi product marketing desktop mengkategorikan Core i7 Intel sebagai tidak sesuai untuk pasar hari ini dan menitik beratkan pada pentingnya ketersediaan komponen murah dan oleh karena itu, AMD akan mengubah fokusnya menjadi segmen value dan mainstream yang menargetkan pebisnis kecil dan konsumen.
Grim mengatakan bahwa Core i7 membutuhkan “motherboard mahal, memori mahal dan semua orang memiliki ekspektasi harga prosesor yang juga mahal.” Prosesor core i7 Intel dijual dengan harga $294 (2.66 GHz), $562 (2.93 GHz) dan $999 (3.20 GHz).






